Pemkab Kukar Pastikan Program Dedikasi Tetap Berjalan Meski APBD 2026 Alami Penyesuaian
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat diwawancarai disela-sela kegiatan di Pendopo Odah Etam Tenggarong. (garispena)
KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa seluruh program dalam visi Kukar Idaman Terbaik akan tetap dilaksanakan secara konsisten, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 diperkirakan mengalami penurunan.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan Pemaparan Rencana Kerja dan Anggaran Pemerintah Daerah (RKAPD) 2026 di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (30/10).
Menurut Aulia, proyeksi sementara menunjukkan APBD Kukar tahun depan akan berada pada kisaran Rp6,5 hingga Rp7 triliun, menurun dibandingkan asumsi awal akibat adanya penyesuaian transfer dana dari pemerintah pusat.
âPenyesuaian ini tidak akan menghambat pelaksanaan program prioritas. Namanya program dedikasi, tetap kita jalankan dengan semaksimal mungkin,â tegas Aulia.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan melakukan dua langkah strategis agar program tetap berjalan efektif. Pertama, melakukan penilaian kesiapan pelaksanaan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedua, menyesuaikan target kegiatan berdasarkan kemampuan keuangan daerah.
âKalau anggaran cukup, targetnya tetap seperti rencana. Tapi kalau berkurang, capaian target bisa disesuaikan. Misalnya pelatihan untuk 100 UMKM, bisa saja jadi 75, yang penting programnya tidak berhenti,â jelasnya.
Bupati menekankan bahwa kebijakan pembangunan Kukar Idaman Terbaik berlandaskan pada komitmen terhadap pelayanan masyarakat, bukan sekadar capaian angka.
Oleh karena itu, setiap OPD diminta tetap fokus menjalankan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.
âPrinsipnya, janji kepada masyarakat harus kita jaga. Program ini adalah bentuk pengabdian pemerintah daerah untuk masyarakat Kutai Kartanegara. Jadi, penyesuaian boleh, tapi semangatnya tidak boleh hilang,â ujar Aulia.
Ia menambahkan, pemerintah juga terus memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah agar pelaksanaan program berjalan lebih efisien dan hasilnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah Kukar. (ADV/Prokom Kukar)
Penulis: Fjr/Garispena.co